Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
EUR/USD mengkonsolidasikan penurunan
Friday, 11 July 2025 16:06 WIB | EUR/USD |EUROPE

EUR/USD diperdagangkan melemah untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Jumat, dengan selera risiko yang menurun setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Uni Eropa (UE) akan dimasukkan dalam gelombang tarif berikutnya dan menaikkan tarif umum untuk semua negara lain menjadi 15% atau 20% dari sebelumnya 10%.

Euro (EUR) melanjutkan penurunannya terhadap Dolar AS (USD) yang lebih kuat dalam sesi Asia yang cenderung menghindari risiko dan diperdagangkan di 1,1680 pada saat penulisan, setelah mencapai level terendah intraday di 1,1665. Gambaran yang lebih luas menunjukkan pasangan ini dalam koreksi koreksi dari level tertinggi jangka panjang yang dicapai pada 1 Juli, dan diperkirakan akan menutup minggu ini dengan penurunan 0,8%.

Trump kembali mengguncang pasar, kali ini dalam sebuah wawancara TV, mengumumkan putaran tarif baru untuk sejumlah mitra AS, dan bahwa Uni Eropa akan menjadi salah satu di antaranya kali ini. Komentar-komentar ini menimbulkan keraguan tentang kemajuan perundingan perdagangan antara kedua belah pihak, tetapi para pejabat Uni Eropa tetap optimis tentang kemungkinan tercapainya kesepakatan sebelum batas waktu 1 Agustus.

Di sisi makroekonomi, data dari AS yang dirilis pada hari Kamis menunjukkan bahwa klaim awal tunjangan pengangguran turun secara tak terduga pada minggu pertama bulan Juni, menambah bukti ketahanan pasar tenaga kerja dan memberikan dorongan tambahan bagi Dolar AS.

Agenda hari ini cukup sepi, dengan pidato dari pejabat Bank Sentral Eropa (ECB) Fabio Panetta dan Piero Cipollone, serta data Neraca Transaksi Berjalan dari Jerman pada sesi pagi di Eropa. Di AS, laporan pertanian WASDE dan pernyataan anggaran bulanan kemungkinan tidak akan memicu volatilitas yang signifikan.(cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Dolar AS Tergelincir, Drama Greenland Bikin Panas AS Eropa...
Monday, 19 January 2026 15:17 WIB

Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...

EUR/USD tetap defensif karena Dolar AS menguat di tengah perdagangan yang tipis...
Wednesday, 31 December 2025 19:40 WIB

EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...

EUR/USD Ngegas Lagi?...
Wednesday, 17 December 2025 08:51 WIB

Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...

Euro Menguat ke Level Tertinggi Dua Minggu...
Monday, 1 December 2025 16:47 WIB

Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...

Euro Diam-Diam Menekan Dolar?...
Friday, 28 November 2025 07:25 WIB

EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS